Beranda / Sosial / Viral CCTV Pembeli Cubit Balita di Toko Buah Sekardangan Sidoarjo, Pelaku Akhirnya Minta Maaf

Viral CCTV Pembeli Cubit Balita di Toko Buah Sekardangan Sidoarjo, Pelaku Akhirnya Minta Maaf

Delta Post, Sidoarjo – Rekaman kamera pengawas di sebuah toko buah kawasan Sekardangan, Kabupaten Sidoarjo, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang perempuan paruh baya diduga mencubit balita anak pemilik toko saat suasana jual beli sedang berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi ketika ibu balita tengah sibuk melayani pembeli sambil menggendong anaknya. Dalam tayangan CCTV, perempuan yang sedang berbelanja itu tampak berada di belakang korban sebelum kemudian diduga mencubit kaki balita secara diam-diam.

Tak lama setelah itu, balita langsung menangis histeris diduga karena kesakitan. Situasi di dalam toko sempat berlangsung normal lantaran ibu korban masih fokus melayani pesanan pembeli.

Menariknya, perempuan tersebut justru terlihat berusaha menenangkan korban dengan mengusap kepala balita setelah anak itu menangis keras. Aksi itu terekam jelas kamera CCTV toko.

Setelah beberapa saat, ibu korban menurunkan anaknya untuk melanjutkan aktivitas membungkus pesanan buah. Sementara pelaku tetap berada di lokasi hingga transaksi selesai sebelum akhirnya meninggalkan toko.

Ayah balita, M Dian Abdullah Naji, mengaku sempat meminta klarifikasi langsung kepada perempuan tersebut usai mengetahui rekaman CCTV.

“Setelah saya tunjukkan rekamannya (CCTV), baru mengaku,” kata Dian, Selasa (12/5/2026).

Menurut Dian, pelaku berdalih hanya merasa gemas kepada anaknya. Namun keluarga tetap menyayangkan tindakan tersebut karena dilakukan diam-diam tanpa meminta maaf saat korban menangis.

“Kalau memang gemas, kenapa harus nyubit diam-diam? Terus waktu anak saya nangis juga tidak langsung mengaku atau minta maaf,” ujarnya.

Dalam rekaman yang beredar, pelaku juga tampak beberapa kali menoleh ke arah kamera CCTV. Meski diduga sadar aksinya terekam, perempuan itu tetap bersikap biasa selama berada di toko.

Dian menyebut persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Dua hari setelah kejadian, pelaku bersama suaminya datang langsung ke rumah korban untuk menyampaikan permintaan maaf.

Selain meminta maaf secara lisan, pelaku juga membuat surat pernyataan tertulis sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakannya.

“Saya bersyukur sudah datang minta maaf dan bikin surat resmi,” ungkap Dian.

Dalam pertemuan itu, pihak pelaku turut meminta agar video CCTV yang telanjur viral di media sosial dihapus. Permintaan tersebut disetujui keluarga korban. Namun, rekaman video sudah lebih dulu tersebar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi sorotan warganet. (ADP)

#Sidoarjo

#ViralSidoarjo

#CCTVBalitaViral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *