
Delta Post, Sidoarjo – Arus distribusi kerang dari pesisir Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, terus bergerak menembus pasar luar daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, komoditas hasil tangkapan nelayan ini bahkan rutin dikirim hingga ke Demak, Jawa Tengah, membuka jalur ekonomi antarpesisir yang kian terbentuk.
Bagi para pengepul, kerang Cemandi memiliki daya tarik tersendiri. Selain kualitas yang dinilai mampu bersaing, pasokan dalam kondisi normal relatif terjaga. Hal itu membuat hubungan dagang dengan pembeli luar daerah tetap berjalan stabil.
Tokoh masyarakat sekaligus pengepul, M. Ridwan (58), menyebut kerja sama dengan Demak bukan hal baru. “Permintaan dari Demak itu rutin. Mereka ambil dalam jumlah besar, biasanya untuk dijual lagi atau diolah di sana,” ujarnya (16/4/26).
Distribusi dilakukan melalui jalur darat menggunakan kendaraan bak terbuka. Saat hasil tangkapan melimpah, pengiriman bahkan bisa berlangsung hampir setiap hari. Namun kondisi tersebut tidak selalu terjadi.
Di sisi lain, nelayan menghadapi kenyataan berbeda di laut. Ketersediaan kerang tidak selalu sebanding dengan tingginya permintaan pasar. Dalam beberapa tahun terakhir, hasil tangkapan cenderung menurun.Sutrisno (45), nelayan setempat, mengungkapkan kondisi itu menjadi tantangan utama.

“Permintaan memang banyak, tapi di lautnya tidak selalu ada. Kadang sudah jauh melaut, hasilnya tetap sedikit,” katanya.
Situasi ini berdampak langsung pada pola distribusi. Pengepul kerap harus menunggu hasil tangkapan terkumpul sebelum bisa memenuhi permintaan dalam jumlah besar.
“Kalau lagi ramai, kiriman bisa lancar. Tapi kalau lagi sepi, ya mau tidak mau ditunda. Semua tergantung hasil dari nelayan,” kata Ridwan.
Meski demikian, keberadaan pasar luar daerah tetap memberi harapan ekonomi bagi warga. Permintaan yang konsisten membantu menjaga perputaran usaha di kampung nelayan, sekaligus memperluas jaringan pemasaran hasil laut.
Namun, di balik peluang tersebut, muncul kekhawatiran soal keberlanjutan. Ketergantungan pada hasil laut membuat nelayan sangat bergantung pada kondisi perairan yang tidak selalu produktif.
Setiap hari, para nelayan tetap melaut menyusuri pesisir utara Jawa, mempertahankan ritme produksi di tengah ketidakpastian. Dari Cemandi menuju Demak, perjalanan kerang bukan sekadar distribusi, melainkan penghubung kehidupan antarwilayah pesisir yang saling bergantung. (Red)
#KerangCemandi
#NelayanSidoarjo
#EkonomiPesisir











