Delta Post, Surabaya – Pemberantasan perdagangan satwa liar ilegal yang dilakukan jajaran Polda Jawa Timur akhirnya mendapat pengakuan internasional. Penghargaan dari Pemerintah Amerika Serikat melalui U.S. Forest and Wildlife Service (USFWS) menjadi bukti konkret keberhasilan tersebut.
Pengakuan itu diberikan dalam kunjungan resmi perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Kamis (2/4/2026). Penilaian ini tak lepas dari kinerja Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim yang dinilai konsisten dan efektif dalam menangani kejahatan lintas negara, khususnya perdagangan satwa liar dilindungi.
Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri RI sekaligus Atase Regional USFWS, James A. Markley, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi aparat kepolisian Indonesia.
“Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaannya menyampaikan, bahwa Penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri atas Dedikasi dan Profesionalisme dalam Penegakan Hukum Lintas Negara, khususnya Polda Jawa Timur dalam menjaga Kelestarian Satwa Liar yang Dilindungi,” ucap James A. Markley.
Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin tidak sekadar berdampak pada keberhasilan operasi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat fondasi kolaborasi strategis antarnegara dalam isu konservasi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk Pengakuan internasional atas keberhasilan Polri dalam hal ini Ditpolairud Polda Jawa Timur dalam Penanganan Kasus Perdagangan Satwa Liar Ilegal.”
Penyerahan sertifikat penghargaan dilakukan di Mapolairud Polda Jawa Timur. Penghargaan tersebut sejatinya ditujukan kepada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si dan Dirpolairud Kombes Pol Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H, S.I.K, M.H, namun secara simbolis diterima oleh Wadir Polairud AKBP Ahmad Nanang Wibowo.
Dalam kesempatan itu, Markley juga menyoroti pentingnya keberlanjutan kerja sama lintas negara untuk menghadapi kejahatan lingkungan yang semakin kompleks.
“Kami sangat mengapresiasi kerja Profesional Ditpolairud Polda Jawa Timur yang telah menunjukkan Komitmen luar biasa dalam Penegakan Hukum,” ungkap James A. Markley.
Ia bahkan menyebut sinergi tersebut sebagai contoh kolaborasi internasional yang mampu memberi dampak signifikan bagi perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Di sisi lain, pihak Polda Jawa Timur menilai penghargaan ini sebagai pemicu untuk meningkatkan kinerja ke depan. Kombes Pol Dr. Arman Asmara Syarifuddin menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus melindungi ekosistem.
“Penghargaan ini menjadi Motivasi bagi Polda Jawa Timur untuk terus meningkatkan kinerja dalam Menjaga Keamanan Wilayah Perairan, serta Melindungi Kelestarian Satwa Liar,” tegas Kombes Pol Dr. Arman Asmara Sarifuddin, S.H, S.I.K, M.H.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari soliditas internal serta dukungan masyarakat dalam membantu aparat menekan praktik perdagangan satwa ilegal.Lebih jauh, pertemuan tersebut membuka peluang penguatan kerja sama melalui program pelatihan bersama, pertukaran pengetahuan, hingga peningkatan koordinasi dalam menangani isu strategis di wilayah perairan.
“Polda Jawa Timur tetap berkomitmen dalam Menjaga Keamanan Maritim dan Kelestarian Lingkungan yang bisa berdampak Positif bagi Masyarakat luas,” pungkas Dirpolairud Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. Arman Asmara Sarifuddin, S.H, S.I.K, M.H.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas bahwa isu perdagangan satwa liar bukan lagi persoalan lokal, melainkan tantangan global yang membutuhkan sinergi lintas negara secara berkelanjutan. (Lisa/Arik/Bertus)
#PoldaJatim
#PerdaganganSatwaLiar
#KerjaSamaInternasional












