Beranda / Pemerintah Daerah / Sidak ke Tarik, Bupati Sidoarjo Prioritaskan RTLH dan Warga Rentan

Sidak ke Tarik, Bupati Sidoarjo Prioritaskan RTLH dan Warga Rentan

Delta Post, Sidoarjo – Upaya percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo kembali ditegaskan lewat aksi langsung di lapangan. Bupati Sidoarjo H. Subandi memilih turun ke wilayah Kecamatan Tarik untuk memastikan bantuan sosial dan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) tepat sasaran, Sabtu (2/5/2026).


Langkah ini dilakukan tak lama setelah menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo. Tanpa banyak jeda, rombongan langsung bergerak menuju lokasi, didampingi jajaran Dinas Sosial serta pemerintah kecamatan setempat.


Di lapangan, potret kemiskinan masih tampak nyata. Salah satunya rumah milik Abdul Kholik (64) yang ditempati bersama empat anaknya. Kondisi bangunan berdinding anyaman bambu yang mulai lapuk dinilai tidak lagi layak huni. Situasi serupa juga dialami Suwondo (56), seorang petani yang tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi memprihatinkan.


Kedua warga tersebut dipastikan masuk dalam prioritas program RTLH. Pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan ulang hunian dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari Baznas dan partisipasi masyarakat.


“Pembangunan rumah ini akan dilaksanakan dari awal dan akan melalui proses penataan ulang, dengan dukungan utama dari Baznas. Kami juga mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat melalui swadaya agar proses perbaikan dapat berjalan sinergis dan selesai tepat waktu,”pungkasnya.


Selain persoalan hunian, perhatian juga diarahkan pada warga dengan keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan tertentu. Bantuan kursi roda disalurkan kepada lansia dan warga sakit guna menunjang mobilitas mereka sehari-hari.


“Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang beruntung, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak, serta individu yang memerlukan bantuan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pihak-pihak yang membutuhkan, “katanya.


Kasus kesehatan yang turut menjadi sorotan antara lain Ananda Aiswa Maula Sholima (8) yang mengalami kelumpuhan, Ananda Muhammad Abinara Alfarizqi (2,5) dengan kondisi hidrosefalus sejak lahir, serta Waginten (70) yang membutuhkan pendampingan intensif sebagai lansia.


Dalam konteks ini, Bupati menekankan pentingnya keterlibatan aktif tenaga kesehatan di tingkat bawah. Ia meminta puskesmas melakukan kunjungan rutin agar kondisi warga rentan tetap terpantau.


“Melalui kunjungan dan pendampingan, kondisi kesehatan akan senantiasa terpantau dan pengobatan dapat diterima secara rutin, “katanya.


Pola sidak yang dilakukan pada akhir pekan ini menjadi bagian dari pendekatan langsung pemerintah daerah. Selain memastikan efektivitas program, metode tersebut juga membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menggali kebutuhan riil di lapangan secara lebih akurat. (AR)

#Sidoarjo

#RLTH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *