Beranda / Pemerintah Daerah / Dikejar Ratusan Laporan, Dishub Sidoarjo Maksimalkan Skylift Tangani Lampu Jalan Padam

Dikejar Ratusan Laporan, Dishub Sidoarjo Maksimalkan Skylift Tangani Lampu Jalan Padam

Delta Post, Sidoarjo – Tingginya laporan lampu penerangan jalan umum (PJU) padam di Kabupaten Sidoarjo mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mengubah ritme kerja. Fokus penanganan kini lebih banyak diarahkan pada perbaikan dibanding patroli rutin.

Dalam sebulan, aduan yang masuk bisa menyentuh angka 700 laporan. Kondisi ini membuat petugas harus bergerak cepat dari satu titik ke titik lain, bahkan mampu menangani hingga 25 lokasi kerusakan setiap hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, mengungkapkan pihaknya mengerahkan lima unit skylift yang dioperasikan setiap hari dalam dua shift.

“Kami punya lima unit skylift. Setiap hari beroperasi, dua unit pagi dan tiga unit malam. Satu kendaraan diisi sekitar empat personel,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Kamis (26/3).

Dengan pola kerja tersebut, setiap tim bergerak secara mobile. Mereka terdiri dari pengemudi yang juga bertugas mengatur lalu lintas, teknisi yang bekerja di atas skylift, serta petugas pendukung di lapangan. Dalam praktiknya, satu hari kerja bisa mencakup perbaikan sekitar 13 panel dan 10 titik lampu. Satu panel bahkan mampu menyuplai 10 hingga 15 lampu sekaligus.

“Kalau panel rusak, satu ruas jalan bisa padam semua karena satu panel melayani 10 sampai 15 lampu,” terangnya.

Besarnya cakupan perbaikan membuat satu tindakan pada panel dapat langsung memulihkan penerangan di satu ruas jalan secara keseluruhan. Namun, di balik upaya percepatan itu, Dishub juga menghadapi tantangan berupa laporan ganda dari masyarakat. Satu titik kerusakan kerap dilaporkan beberapa kali dalam waktu berdekatan.

“Sering satu titik dilaporkan lebih dari satu orang, padahal belum sempat kami perbaiki,” jelasnya.

Meski begitu, Budi tetap mengapresiasi partisipasi warga. Menurutnya, laporan dari masyarakat justru menjadi kunci percepatan penanganan di lapangan. “Kami justru berterima kasih kepada masyarakat yang melaporkan lampu mati. Itu sangat membantu,” katanya.

Sejumlah kerusakan yang sering ditemukan meliputi lampu mati, konektor terbakar, kabel putus akibat tertimpa pohon, hingga gangguan pada kWh meter.

Respons cepat juga ditunjukkan petugas di lapangan.Salah satunya saat perbaikan PJU di RT 04/RW 02 Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, pada Rabu (25/3) malam. Lampu yang sebelumnya padam langsung diperbaiki tidak lama setelah laporan diterima.

Perbaikan serupa juga dilakukan di berbagai titik lain, seperti Jalan Sambirono Wetan Desa Sidodadi (Taman), Desa Jeruklegi (Balongbendo), Desa Kajartengguli (Prambon), Desa Waung (Krembung), Desa Trompoasri (Jabon), hingga Jalan Raya Tropodo (Krian).

Di tengah tingginya volume pekerjaan, Dishub mengakui waktu petugas kini lebih banyak terserap untuk penanganan aduan. “Dalam sebulan rata-rata ada sekitar 700 pengaduan. Waktu kami banyak tersita untuk perbaikan,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar karena keterbatasan personel dan peralatan. “Kami mohon bersabar. Tapi kami pastikan semua laporan akan kami tangani,” tegasnya.

Dishub juga membuka berbagai kanal pelaporan bagi masyarakat, mulai dari Call Center 112, Helpdesk PJU di nomor 0811-3452-030, hingga media sosial resmi. (AR)

#PJU_Sidoarjo

#LampuJalanPadam

#DishubSidoarjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *