Delta Post, Sidoarjo – Ruang publik yang seharusnya menjadi tempat rekreasi warga justru dihadapkan pada persoalan serius. Aktivitas asusila yang terjadi pada dini hari di Alun-alun Sidoarjo memicu keprihatinan, terlebih berlangsung saat bulan suci Ramadan.
Fenomena ini mencuat setelah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo menemukan sejumlah pelanggaran norma yang dilakukan pasangan remaja hingga orang dewasa. Mereka diduga memanfaatkan kondisi kawasan yang relatif sepi selepas pukul 01.00 WIB.
Dari hasil pemantauan, satu pasangan bahkan sempat diamankan langsung oleh petugas di lokasi. Sementara itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan ada 11 pasangan lain yang melakukan tindakan serupa di area tersebut.
Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi, menilai kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Ia menyoroti waktu kejadian yang bertepatan dengan Ramadan sebagai hal yang memperparah situasi.
“Yang paling memprihatinkan, perbuatan itu terjadi saat bulan suci Ramadan,” ujarnya, Jumat (27/3).
Menurutnya, perilaku tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga norma di ruang terbuka. DLHK pun menjadikan temuan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan ke depan.
Langkah penindakan telah dilakukan dengan memberikan teguran dan pembinaan kepada pasangan yang terjaring. Di sisi lain, penguatan pengawasan menjadi fokus utama agar kejadian serupa tidak terulang.
Sejumlah strategi pun disiapkan. Salah satunya dengan menambah jumlah petugas jaga malam dari tiga menjadi empat orang, serta meningkatkan intensitas patroli melalui sinergi dengan Satpol PP.
“Kami minta petugas lebih sering berkeliling untuk memantau aktivitas warga di alun-alun,” jelasnya.
Tidak berhenti pada pengawasan personel, DLHK juga merencanakan peningkatan fasilitas penerangan. Dua unit lampu highmast akan dipasang untuk mengurangi potensi aktivitas negatif di titik-titik yang minim cahaya.
“Insyaallah bulan April akan kami pasang dua lampu highmast supaya lebih aman,” tambahnya.
Upaya tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi Alun-alun Sidoarjo sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan sesuai dengan norma sosial yang berlaku di masyarakat. (Red)
#Sidoarjo
#AlunalunSidoarjo












