Beranda / Transportasi / 28 Bus Dilepas dari Pendopo, Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Ribuan Pemudik

28 Bus Dilepas dari Pendopo, Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Ribuan Pemudik

Delta Post, Sidoarjo – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengambil peran strategis dengan memfasilitasi ribuan warganya pulang kampung secara gratis. Sebanyak 1.400 pemudik diberangkatkan menggunakan 28 unit bus dari Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/3/2026).

Program ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga intervensi pemerintah daerah untuk menekan lonjakan biaya perjalanan sekaligus mengurangi potensi kepadatan lalu lintas yang kerap memicu kecelakaan saat musim mudik.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Program mudik gratis ini kami hadirkan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan tertib. Kami ingin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa khawatir soal transportasi,” ujar Subandi.

Lima rute utama dipilih berdasarkan tingkat kebutuhan dan minat masyarakat, yakni tujuan Magetan, Trenggalek, Jember, Ponorogo, dan Banyuwangi. Jalur perjalanan telah disusun dengan mempertimbangkan efisiensi waktu tempuh serta kelancaran arus kendaraan di jalur utama Jawa Timur.

Di sisi lain, aspek keselamatan menjadi perhatian serius. Seluruh armada telah melewati uji kelayakan, termasuk pemeriksaan ulang sebelum keberangkatan.

“Seluruh bus sudah melalui uji kelayakan, termasuk pengecekan ulang sebelum keberangkatan. Kami tidak ingin ada risiko di perjalanan, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Tidak hanya kendaraan, kesiapan pengemudi juga menjadi faktor krusial. Dinas Perhubungan memastikan seluruh sopir dalam kondisi sehat dan siap mengemudi jarak jauh.

“Kami memastikan seluruh sopir dalam kondisi sehat, karena hal ini penting untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan,” jelasnya.

Menariknya, layanan tambahan berupa pemeriksaan kesehatan gratis juga disediakan sebelum keberangkatan. Tim medis dari PSC 119 dan puskesmas turut siaga untuk memastikan para pemudik dalam kondisi prima.

“Tak hanya itu, dengan adanya standby medis mudik gratis dari PSC119 Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sidoarjo juga membantu pemudik yang akan berangkat bisa ikut mengecek kesehatan gratis,” tambahnya.

Dari sisi masyarakat, program ini mendapat respons positif. Selain mengurangi beban ekonomi, fasilitas yang diberikan dinilai cukup nyaman.

“Alhamdulillah sangat membantu sekali dan ini tahun ketiga saya ikut mudik gratis, apalagi harga tiket sekarang cukup mahal. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke Magetan bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ungkap Anis (32).

Hal serupa disampaikan Wiwik (53) yang menilai pelayanan pemerintah semakin baik dari tahun ke tahun. “Pelayanannya bagus, proses pendaftaran mudah dan busnya juga nyaman. Semoga program seperti ini bisa terus ada setiap tahun,” katanya.

Dengan kuota 1.400 penumpang yang telah terpenuhi sejak pendaftaran dibuka 10 Februari lalu, program ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi mudik yang terjangkau dan aman. Di tengah mahalnya tiket dan padatnya jalur darat, inisiatif ini menjadi solusi konkret dari pemerintah daerah. (AR)

#MudikGratisSidoarjo

#Lebaran2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *