
Delta Post, Sidoarjo – Pendataan menyeluruh terhadap aktivitas usaha di Kabupaten Sidoarjo mulai dipersiapkan menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo menyiapkan dua pola pendataan, yakni pengisian mandiri berbasis website dan pendataan langsung secara door to door, Rabu (13/5/2026).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kualitas pembangunan daerah sangat bergantung pada validitas data yang dimiliki pemerintah.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sidoarjo. Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Mimik juga mengimbau pelaku usaha di Sidoarjo agar memanfaatkan layanan pengisian mandiri melalui website sehingga proses sensus dapat berjalan lebih cepat dan optimal.
Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Bagyo Trilaksono mengatakan, tahapan awal Sensus Ekonomi 2026 akan dimulai melalui sistem pengisian mandiri secara daring mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Skema tersebut ditujukan agar perusahaan maupun pelaku usaha dapat mengisi data usahanya secara lebih praktis dan efisien.
“Selanjutnya pada 15 Juni sampai 31 Agustus 2026 akan dilakukan pendataan lapangan oleh petugas sensus secara door to door. Pendataan ini dilakukan bagi perusahaan atau pelaku usaha yang belum melakukan pengisian mandiri melalui website,” ujarnya.
Menurut Bagyo, keberadaan data ekonomi terbaru menjadi bagian penting dalam membaca perkembangan struktur ekonomi daerah, terutama di Kabupaten Sidoarjo yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur.
“Saat ini sekitar 49 persen sektor industri di Sidoarjo menjadi bagian penting dalam struktur perekonomian daerah. Karena itu data yang akurat sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi dan investasi daerah,” tambahnya.
BPS menilai sensus tersebut tidak sekadar pendataan rutin, melainkan pijakan dalam menentukan arah kebijakan ekonomi, termasuk pemetaan perkembangan UMKM, usaha menengah, hingga industri berskala besar. (AR)
#Sidoarjo
#WabupSidoarjo
#BPSSidoarjo












