Beranda / Pemerintah Daerah / Forum Dialog di Tulangan, Warga Desak Solusi Pengangguran hingga Infrastruktur Desa

Forum Dialog di Tulangan, Warga Desak Solusi Pengangguran hingga Infrastruktur Desa

Delta Post, Sidoarjo – Persoalan pengangguran masih menjadi perhatian serius masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Keluhan itu mengemuka dalam forum dialog publik bertajuk “Masyarakat Bertanya Wabup Menjawab” yang digelar di Pendopo Balai Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sabtu (9/5/2026).

Forum yang berlangsung hingga malam hari tersebut menghadirkan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bersama berbagai unsur masyarakat mulai dari perangkat desa, organisasi kepemudaan, hingga kelompok tani. Dalam suasana santai yang dipadukan hiburan musik, warga menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada pemerintah daerah.

Isu lapangan pekerjaan menjadi pembahasan paling dominan sepanjang jalannya diskusi. Hafid, salah satu peserta forum, menilai perkembangan digitalisasi belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan masyarakat menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. Di sisi lain, kebutuhan lapangan pekerjaan dinilai terus meningkat.

Menanggapi persoalan tersebut, Hj. Mimik Idayana menyebut pemerintah daerah masih berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini disebut masih menyisakan sekitar 7.000 warga belum memiliki pekerjaan tetap.

“Di Sidoarjo banyak pabrik. Kami mendorong adanya Perbup agar perusahaan memprioritaskan tenaga kerja putra daerah,” jelasnya.

Selain mendorong penyerapan tenaga kerja lokal, Pemkab Sidoarjo juga mengajak masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk membuka peluang ekonomi mandiri. Menurutnya, platform digital dapat dimanfaatkan untuk pemasaran UMKM maupun usaha rumahan.

“Gali juga keahlian yang dimiliki agar bisa membuka peluang kerja sendiri,” tambahnya.

Tak hanya persoalan pekerjaan, warga juga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Pitono, perwakilan pemuda olahraga, berharap adanya peningkatan sarana lapangan olahraga agar aktivitas kepemudaan dapat berkembang lebih baik.

Aspirasi itu mendapat respons positif dari Wakil Bupati Sidoarjo. Pemerintah daerah, kata dia, membuka peluang dukungan melalui program pembangunan maupun pokok pikiran anggota legislatif.

Sementara itu, sektor pertanian turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Suwandi dari Gapoktan Makmur mengusulkan bantuan traktor roda empat guna mendukung pengelolaan lahan pertanian seluas 1.200 hektare. Selain itu, ia juga berharap adanya bantuan mesin insinerator untuk mendukung pengelolaan sampah mandiri di wilayahnya.

“Ke depan akan terus kami tekan dan upayakan agar bisa mendapatkan bantuan. Kami siap mengawal semuanya, tetapi tetap harus berkoordinasi dengan dinas terkait,” ujar Wabup Mimik.

Di tengah forum, warga juga menanyakan arah pembangunan prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ke depan. Menjawab hal tersebut, Hj. Mimik Idayana menegaskan komitmennya bersama Bupati Sidoarjo untuk menjalankan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami tetap berkomitmen untuk kesejahteraan masyarakat, menghilangkan korupsi, dan meminimalkan pengangguran di Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas yang sedang berjalan di antaranya pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dengan target sekitar 800 unit rumah pada tahun ini, serta percepatan pembangunan infrastruktur jalan melalui dukungan pemerintah pusat.

Forum dialog tersebut turut melibatkan Pemerintah Desa Kebaron, Karang Taruna Kecamatan Tulangan, PAC Ansor Tulangan, IPNU-IPPNU Tulangan, KNPI Kecamatan Tulangan, hingga Forkopimka setempat. Tingginya antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi dinilai menjadi gambaran kuat bahwa ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah masih sangat dibutuhkan. (AR)

#Sidoarjo

#WabupSidoarjo

#PengangguranSidoarjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *