Delta Post, Sidoarjo – Skema percepatan layanan keberangkatan haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Surabaya kembali mendapat sorotan. Pemerintah pusat menilai fasilitas ini bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci efisiensi dalam memangkas antrean panjang keimigrasian bagi calon jamaah haji (CJH).
Penilaian tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat melakukan peninjauan di Bandara Internasional Juanda, Kamis (30/4). Dalam kunjungan itu, ia memastikan implementasi layanan Fast Track berjalan optimal sebelum jamaah diberangkatkan ke Arab Saudi.
“Tentunya ini sangat mempermudah proses keberangkatan. Tahun lalu saya juga meninjau di beberapa lokasi dan saya sekali lagi mengucapkan terima kasih,” ujar Gibran kepada awak media.
Tidak hanya meninjau, Wapres juga melepas langsung keberangkatan CJH Kloter 32 SUB yang berasal dari Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 380 jamaah diberangkatkan melalui Bandara Juanda menuju Tanah Suci dengan skema layanan yang telah terintegrasi sejak dari Indonesia.
Di sisi lain, keberadaan Makkah Route dinilai mampu mengubah pengalaman perjalanan jamaah secara signifikan. Seluruh proses keimigrasian diselesaikan di bandara asal, sehingga setibanya di Arab Saudi, jamaah tidak lagi dihadapkan pada antrean panjang dan dapat langsung melanjutkan perjalanan ke hotel.
Supervisor Humas Makkah Route, Muhammad Al Syarif, menjelaskan bahwa layanan ini bukan program baru. Menurutnya, implementasi di Indonesia telah berjalan cukup lama dan terus diperluas. “Untuk keseluruhannya di Indonesia sudah berjalan selama delapan tahun, sejak tahun 2018,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bandara Juanda sendiri telah mengoperasikan layanan tersebut selama tiga tahun terakhir. Selain Surabaya, fasilitas serupa juga tersedia di sejumlah embarkasi lain seperti Jakarta, Solo, dan Makassar.
“Itu adalah tujuan dari diadakannya Makkah Route di bandara-bandara yang ada di Indonesia. Di Indonesia terdapat Makkah Route di Jakarta, Solo, Surabaya dan Makassar,” tuturnya.
Kunjungan Wapres ke Sidoarjo ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja di Jawa Timur setelah menghadiri kegiatan di Kabupaten Trenggalek. Pemerintah, lanjutnya, ingin memastikan seluruh tahapan pemberangkatan berjalan lancar, aman, serta selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyempatkan berdialog dengan jamaah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Untuk semuanya mohon jaga kesehatan dan semoga seluruh rangkaian kegiatan ibadah dilancarkan,” pesannya.
Turut mendampingi dalam peninjauan itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran otoritas bandara dan pengelola layanan Makkah Route. (AR)
#MakkahRoute
#Haji2026
#JuandaSurabaya












