Beranda / TNI/POLRI / Rakernis Humas Polri 2026 Tekankan Kecepatan dan Validitas Informasi di Era Digital

Rakernis Humas Polri 2026 Tekankan Kecepatan dan Validitas Informasi di Era Digital

Delta Post, Jakarta – Arus informasi yang kian deras di ruang digital mendorong institusi kepolisian untuk memperkuat strategi komunikasi publik yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tengah situasi tersebut, Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2026 menjadi ruang konsolidasi penting bagi jajaran kehumasan Polri.

Forum strategis yang digelar pada Selasa (14/4/2026) di Jakarta itu tidak sekadar agenda rutin tahunan, melainkan juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pola komunikasi publik Polri di era digital yang sarat tantangan disinformasi.

Di tingkat implementasi, Rakernis ini melibatkan peserta dari jajaran Humas Polri Mabes hingga kewilayahan yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring. Penyatuan persepsi menjadi fokus utama agar pola komunikasi publik berjalan seragam di seluruh lini.

Sejumlah sesi pembekalan turut diberikan oleh narasumber internal maupun eksternal, disertai diskusi panel yang membedah isu-isu strategis seperti manajemen media, penguatan literasi digital, hingga strategi menghadapi persebaran informasi palsu di ruang siber.

Sorotan utama Rakernis tahun ini tertuju pada penguatan peran Humas Polri sebagai garda terdepan komunikasi publik, terutama dalam menjaga kepercayaan masyarakat di tengah cepatnya siklus informasi digital.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K, M.T.C menegaskan bahwa tantangan era digital menuntut kehumasan untuk bekerja lebih adaptif dan presisi dalam mengelola informasi.

“Di Era Digital dan Kecerdasan buatan, Kecepatan Informasi harus diimbangi dengan Kebenaran. Humas Polri harus menjadi yang terdepan dalam memastikan Publik tidak hanya Cepat Menerima Informasi, tetapi juga Menerima Informasi yang benar,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K, M.T.C.

Ia juga menekankan bahwa fungsi kehumasan tidak lagi sebatas penyampai informasi, tetapi juga bagian dari pembentuk citra institusi yang berkelanjutan. Dinamika teknologi dan potensi disinformasi disebut menjadi tantangan utama yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan profesional.

Dalam kerangka yang lebih luas, Rakernis 2026 ini diarahkan sebagai ruang penyamaan visi, penguatan kapasitas personel, serta perumusan strategi komunikasi berbasis data yang lebih terukur. Harapannya, pola komunikasi publik Polri semakin efektif dalam membangun transparansi serta memperkuat kepercayaan masyarakat.

Dari forum tersebut, juga ditegaskan pentingnya sinergi antarsatuan humas dalam mengoptimalkan manajemen media, baik konvensional maupun digital, guna menghasilkan komunikasi publik yang lebih konstruktif dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat.

(Lisa/Arik/Bertus)

#RakernisHumasPolri2026

#PolriPresisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *