Delta Post, Sidoarjo – Pengawasan parkir di Kabupaten Sidoarjo berpotensi memasuki era digital. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo tengah mengusulkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV yang dilengkapi sistem penghitung kendaraan untuk memantau aktivitas parkir secara otomatis. Teknologi tersebut dirancang mampu mendeteksi jumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang keluar masuk area parkir secara real time. Data tersebut nantinya dapat digunakan untuk mencocokkan jumlah kendaraan dengan setoran yang dilaporkan juru parkir (jukir).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, mengatakan penggunaan CCTV diharapkan menjadi solusi untuk memperkuat pengawasan parkir di lapangan. “Nanti tahun depan (2027) saya mengusulkan pemantauan menggunakan kamera CCTV yang bisa langsung menghitung jumlah kendaraan. Roda dua berapa, roda empat berapa. Itu nanti bisa saya cross check melalui kamera CCTV,” ujar Budi Basuki kepada Radar Sidoarjo, Senin (9/3).
Menurutnya, pengawasan parkir selama ini masih mengandalkan metode manual. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif karena jumlah titik parkir yang tersebar di berbagai wilayah tidak sebanding dengan jumlah petugas Dishub.
“Kita tidak bisa melakukan pengawasan secara terus-menerus. Berapa titik parkir yang ada di Sidoarjo dan berapa petugas kami?” katanya.
Melalui sistem penghitungan kendaraan berbasis CCTV, Dishub dapat mengetahui secara lebih akurat aktivitas parkir yang terjadi di lapangan. Data kendaraan yang tercatat akan menjadi dasar untuk mengevaluasi kesesuaian setoran dari jukir.
“Misalnya jukir menyetor Rp100 ribu, nanti kita cek dari data kendaraan yang masuk dan keluar. Tinggal dihitung dengan tarif parkirnya, langsung ketahuan kalau tidak sesuai,” jelasnya.
Budi menilai teknologi tersebut berpotensi mempersempit ruang terjadinya kecurangan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan parkir di daerah.
Saat ini rencana pemasangan CCTV masih dalam tahap pengajuan dan menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah daerah. Jika terealisasi, Dishub akan memulai penerapannya di sejumlah titik sebagai proyek percontohan.
“Kami berharap usulan ini bisa disetujui. Tentu menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kalau belum bisa semua, minimal beberapa titik dulu sebagai pilot project,” ujarnya.
Lokasi pemasangan kamera pengawas nantinya diprioritaskan pada kawasan dengan tingkat aktivitas parkir yang tinggi. “Kalau sudah ada anggarannya, kita pilih titik yang volumenya tinggi dulu, yang parkirnya padat,” pungkasnya. (AR)
#ParkirSidoarjo
#DishubSidoarjo
#CCTVParkir












