Beranda / Hukum dan Kriminal / Polisi Gerebek Gudang Rongsokan di Sukodono Sidoarjo, 85 Motor dan Mobil Diamankan

Polisi Gerebek Gudang Rongsokan di Sukodono Sidoarjo, 85 Motor dan Mobil Diamankan

Deltapost, Sidoarjo – Polisi menggerebek sebuah gudang rongsokan yang diduga menjadi lokasi penampungan kendaraan bermotor hasil kejahatan di Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan sepeda motor serta beberapa unit mobil.

Penggerebekan dilakukan pada malam hari setelah aparat menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan-kendaraan ditemukan tersimpan di dalam gudang semi permanen dan langsung diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sukodono, AKP Iqbal, membenarkan adanya penggerebekan di wilayah hukumnya. Namun, ia menyampaikan bahwa penanganan perkara kini telah diambil alih oleh Polrestabes Surabaya.

“Benar, telah dilakukan penggerebekan dan ditemukan sepeda motor serta mobil. Operasi dilakukan pada malam hari. Saat ini kasusnya sudah diambil alih Polrestabes Surabaya dan rencananya akan dirilis langsung oleh pihak Polrestabes,” ujar AKP Iqbal saat dikonfirmasi, Rabu (28/1).

Pasca penggerebekan, gudang yang diduga menjadi tempat penadahan kendaraan itu tampak sepi. Aktivitas di sekitar lokasi juga berkurang dibanding hari-hari sebelumnya.Salah satu karyawan rongsokan di sekitar gudang, Khasibu, mengatakan bahwa tempat tersebut selama ini dikenal warga sebagai lokasi gadai sepeda motor.

“Kalau izinnya tempat orang gadai motor, warga tahunya begitu,” kata Khasibu.Ia menyebutkan, sedikitnya 85 unit sepeda motor diangkut polisi pada Selasa (28/1) malam. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan beberapa truk.“Ada sekitar lima truk yang dipakai untuk mengangkut motor-motor itu,” imbuhnya.

Menurut Khasibu, pemilik gudang bernama Soleh menerima kendaraan dengan sistem gadai. Warga sekitar juga kerap melihat orang keluar-masuk membawa sepeda motor ke dalam gudang tersebut.

“Di dalam gudang, motor-motornya kelihatan ada STNK, tapi banyak yang tidak ada BPKB,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami asal-usul kendaraan yang diamankan serta dugaan keterkaitannya dengan jaringan penadahan kendaraan bermotor. Pihak Polrestabes Surabaya dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi dalam rilis mendatang. (Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *