
Delta Post, Sidoarjo – Dinamika politik desa mulai terasa lebih awal di Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru. Sejumlah elemen masyarakat secara terbuka menyuarakan dukungan agar H. Sarengat kembali maju dalam kontestasi kepala desa periode 2026–2032. Aspirasi tersebut mengemuka dalam pertemuan warga yang digelar beberapa waktu lalu. Forum yang berlangsung hangat itu bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang refleksi atas arah pembangunan desa ke depan.
Hadir dalam pertemuan tersebut tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan RT/RW, hingga unsur pemuda. Diskusi berjalan dinamis, dengan beragam pandangan yang bermuara pada satu benang merah: pentingnya menjaga kesinambungan program pembangunan. Menurut sejumlah perwakilan warga yang diwawancarai, H. Sarengat dinilai telah membuktikan kerja nyata yang konsisten selama memimpin Desa Kepuh Kiriman dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai capaian pembangunan dinilai membawa dampak positif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Selama kepemimpinan beliau, pembangunan di desa kami terlihat nyata. Jalan-jalan desa yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki, sehingga akses warga menjadi lebih lancar. Selain itu, pelayanan kesehatan juga meningkat dengan adanya pembangunan posyandu baru,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Tak hanya infrastruktur, sektor pemberdayaan ekonomi juga menjadi sorotan. Sejumlah pelatihan keterampilan, dukungan bagi pelaku UMKM desa, hingga penguatan kelompok usaha bersama disebut memberi ruang tumbuh bagi ekonomi warga.
Program-program tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Beberapa warga bahkan mengaku merasakan perubahan signifikan dalam taraf hidup mereka berkat adanya pendampingan dan perhatian dari pemerintah desa.
Pendekatan kepemimpinan yang humanis turut menjadi pertimbangan. Warga menilai komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat selama ini berjalan terbuka dan partisipatif. “Beliau tidak pernah menutup diri. Setiap ada persoalan, selalu dicari solusi bersama. Itu yang membuat kami merasa dihargai sebagai warga,” ungkap salah satu perwakilan pemuda desa.
Selain itu, stabilitas sosial desa dinilai tetap terjaga. Kegiatan kerja bakti, peringatan hari besar keagamaan, serta aktivitas sosial lainnya rutin digelar dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kebersamaan inilah yang disebut menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan pembangunan.
Tahun 2026 memang masih beberapa waktu lagi. Namun, sebagian warga menilai proses regenerasi maupun kesinambungan kepemimpinan perlu dipersiapkan sejak dini agar arah pembangunan tidak terputus.
“Tahun 2026 nanti kami berharap beliau bersedia kembali memimpin. Supaya program yang sudah berjalan tidak terhenti di tengah jalan dan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar salah satu warga.
Dukungan moral yang mengalir dari berbagai kalangan itu disebut sebagai modal sosial penting. Meski demikian, warga juga berharap siapapun yang nantinya terpilih dapat tetap menjunjung transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Pertemuan warga tersebut ditutup dengan doa bersama. Harapannya satu: Desa Kepuh Kiriman semakin maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang. (Red)
#HSarengat
#Pilkades2026
#DesaKepuhKiriman
#WaruSidoarjo
#Sidoarjo












