
Delta Post, Sidoarjo – Kontestasi politik tingkat desa di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, mulai memasuki babak penentuan. Dua nama resmi ditetapkan sebagai calon kepala desa dalam rapat pleno Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar di pendopo balai desa setempat, Minggu (1/3/2026).
Momentum tersebut bukan sekadar agenda administratif. Penetapan dan pengundian nomor urut menjadi penanda dimulainya kompetisi terbuka menuju Pilkades Damarsi yang akan datang. Dalam pleno itu, panitia memastikan hanya dua bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya. Mereka adalah Miftahul Anwaruddin, S.H. dan Khoirun Nazikin.
Proses pengundian dilakukan secara terbuka. Masing-masing calon mengambil kertas bernomor dari dalam toples kaca yang telah disiapkan panitia dan disaksikan para undangan. Hasilnya, Miftahul Anwaruddin, S.H. memperoleh nomor urut 01, sedangkan Khoirun Nazikin mendapatkan nomor urut 02.
Menariknya, dalam rapat pleno tersebut hanya calon nomor urut 01 yang hadir langsung. Sementara calon nomor urut 02 berhalangan hadir dan diwakili oleh putrinya. Namun kondisi itu dipastikan tidak melanggar ketentuan.
Ketua Panitia Pilkades Damarsi, Mukhlas Al Hafidhi, menegaskan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi. “Untuk pendaftaran, yang bersangkutan memang wajib hadir secara langsung. Namun dalam tahapan penetapan dan pengambilan nomor urut, sesuai regulasi Pilkades, diperbolehkan untuk diwakilkan,” tegasnya.

Pleno tersebut juga dihadiri unsur Forkopimcam Buduran, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pendukung masing-masing calon. Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan perhatian luas terhadap proses demokrasi di tingkat desa.
Di sisi lain, pelaksanaan pleno yang digelar pagi hari bukan tanpa alasan. Camat Buduran, Suprayitno, S.STP, S.MHP, menjelaskan bahwa pada hari yang sama terdapat delapan desa di wilayahnya yang menggelar tahapan serupa.
“Penetapan calon dan pengundian nomor calon kepala desa di Desa Damarsi dilakukan pagi hari karena di Kecamatan Buduran ada sebanyak delapan desa yang menggelar Pilkades. Jadi waktunya kita bagi,” ujarnya.
Usai pengundian nomor urut, kedua calon menandatangani pakta integritas sebagai komitmen menjaga Pilkades Damarsi berlangsung damai, tertib, dan demokratis. Langkah tersebut menjadi simbol awal kesepakatan moral untuk mengedepankan stabilitas sosial selama masa kampanye.
Secara keseluruhan, rapat pleno berlangsung tertib dan khidmat. Situasi kondusif yang tercipta menjadi sinyal positif bahwa masyarakat Damarsi siap menyambut tahapan kampanye hingga hari pemungutan suara nanti.
Dengan ditetapkannya dua kandidat dan nomor urut masing-masing, Pilkades Damarsi resmi memasuki fase kompetisi terbuka. Publik kini menanti gagasan, strategi, serta pendekatan yang akan ditawarkan kedua calon dalam meraih simpati warga. (DM)
#PilkadesDamarsi
#Pilkades2026
#BuduranSidoarjo
#PemilihanKepalaDesa
#BeritaSidoarjo











