Delta Post, Sidoarjo – Sebuah video yang memperlihatkan bus Trans Jatim diduga melaju ugal-ugalan di wilayah Sidoarjo ramai beredar di media sosial. Rekaman tersebut memicu perhatian warganet karena bus terlihat melintas di kawasan Bundaran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan diduga melanggar marka jalan.
Dalam video yang beredar, bus tersebut tampak melintas di sekitar bundaran dan melaju dengan manuver yang dinilai berisiko bagi pengguna jalan lain. Aksi itu kemudian menjadi sorotan publik setelah potongan rekaman dibagikan di berbagai platform media sosial.
Petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung merespons kejadian tersebut. Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas segera menghentikan bus dan memberikan teguran kepada pengemudinya.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan bahwa teguran dilakukan oleh anggota patroli pengawalan (Patwal) yang sedang bertugas di lapangan saat peristiwa itu terjadi.
“Anggota kami, Briptu David Wildan Mubarok Patwal 403, kemarin sudah menegur bus Trans Jatim bernopol W 7032 Y karena melanggar marka jalan tidak terputus di sekitar Bundaran TPI,” ujar Yudhi kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Minggu (8/3/2026).
Bus yang terekam dalam video tersebut diketahui merupakan armada Trans Jatim koridor 1 dengan nomor bus 38. Menurut Yudhi, teguran diberikan secara langsung di lokasi karena manuver kendaraan dinilai berpotensi membahayakan pengendara lain yang melintas di kawasan tersebut.
“Karena oleh anggota dianggap bus itu membahayakan pengguna jalan lain, maka secara spontan anggota Patwal mengingatkan pengemudi agar mengemudikan bus dengan baik dan tidak membahayakan pengendara lain,” jelasnya.
Ia menilai respons cepat yang dilakukan anggota di lapangan merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan lalu lintas di jalan raya. Yudhi juga menyampaikan apresiasi terhadap tindakan anggota yang dinilai menjalankan tugas secara profesional serta mengedepankan pendekatan humanis saat memberikan teguran.
“Saya sangat mengapresiasi kepada anggota yang melaksanakan tugas secara profesional dan humanis. Mengingatkan pengendara yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan itu sangat bagus,” tambahnya.
Satlantas Polresta Sidoarjo menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap berbagai potensi pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya, termasuk terhadap kendaraan umum.
“Hal ini akan terus kami laksanakan dengan tujuan menciptakan kamseltibcarlantas di wilayah Sidoarjo agar tetap aman dan lancar,” pungkasnya. (AR)
#PolrestaSidoarjo
#BusTransJatim
#Sidoarjo












