Beranda / Transportasi / Arus Mudik Diprediksi Membludak, BPJS Kesehatan Siagakan Posko Layanan Medis di Purabaya

Arus Mudik Diprediksi Membludak, BPJS Kesehatan Siagakan Posko Layanan Medis di Purabaya

Delta Post, Sidoarjo – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai diantisipasi berbagai pihak, termasuk dari sektor layanan kesehatan. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kampung halaman, BPJS Kesehatan membuka Posko Mudik Lebaran di Terminal Purabaya, Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo, yang mulai beroperasi pada Jumat (13/3/2026).

Kehadiran posko tersebut ditujukan untuk memastikan para pemudik tetap memperoleh layanan kesehatan selama perjalanan. Posko ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), meski mereka berada di luar wilayah domisili.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyatakan bahwa fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam memberikan perlindungan kesehatan selama periode mudik.

“Posko mudik ini adalah wujud kehadiran BPJS Kesehatan bagi peserta JKN agar layanan kesehatan tidak terputus, mulai dari perjalanan hingga tiba di kampung halaman,” kata Prihati saat peresmian Posko.

Di posko tersebut, pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan medis secara cuma-cuma. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pemberian obat-obatan dasar, hingga tindakan medis sederhana. Selain itu, satu unit ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat serta membantu proses rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat.

BPJS Kesehatan juga menekankan kesiapsiagaan tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan agar proaktif melihat kondisi pemudik yang memerlukan pertolongan medis. “Jika ada pemudik terlihat lelah atau sakit, petugas bisa menyapa dan menyarankan singgah ke posko agar keluhannya segera ditangani,” ujarnya.

Dalam kondisi tertentu, terutama keadaan darurat, penanganan medis harus dilakukan lebih dahulu sebelum proses administrasi peserta. “Kalau terlihat tanda emergency, jangan tanya kartu peserta lebih dulu. Tangani dulu pasiennya, administrasi bisa menyusul,” kata Prihati.

Secara nasional, BPJS Kesehatan mendirikan delapan Posko Mudik Lebaran di sejumlah titik dengan mobilitas tinggi. Di antaranya Pelabuhan Merak di Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, beberapa rest area di ruas tol utama, Terminal Purabaya Surabaya (Bungurasih) di Sidoarjo, hingga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Seluruh posko tersebut beroperasi selama enam hari, yakni mulai 13 hingga 18 Maret 2026. Selama periode itu, peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah asal, karena program JKN menerapkan prinsip portabilitas layanan.

Sementara itu, Kepala Terminal Purabaya Surabaya memperkirakan jumlah penumpang yang melintas di terminal terbesar di Jawa Timur tersebut akan meningkat signifikan menjelang puncak arus mudik.

“Estimasi puncak mudik bisa mencapai lebih dari 42 ribu penumpang per hari,” ujarnya.

Dengan tingginya pergerakan masyarakat tersebut, keberadaan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan sehingga perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan nyaman. (AR)

#MudikLebaran2026

#BPJSKesehatan

#TerminalPurabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *